Gerobak milik para pedagang dibiarkan terparkir mangkrak di kawasan Kaliurang akibat ditutupnya kawasan ini.
Gerobak milik para pedagang dibiarkan terparkir mangkrak di kawasan Kaliurang akibat ditutupnya kawasan ini.

Menyusul makin tingginya aktivitas merapi kondisi obyek wisata di lereng gunung merapi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta belakangan ini terlihat makin sepi. Akibatnya ratusan warga yang biasa menggantungkan hidupnya sebagai pelaku wisata di lokasi tersebut menjadi kehilangan pekerjaan.

Seperti terlihat di lokasi wisata Kaliurang di Pakem Sleman yang menjadi salah satu obyek wisata andalan di lereng gunung tersebut. Kondisi ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi warga lereng merapi di Kaliurang yang selama ini mengandalkan hidupnya dari sektor wisata. Akibat sepinya wisatawan merekapun menjadi kehilangan pekerjaan, karena tak bisa lagi berjualan aneka makanan dan oleh-oleh di obyek wisata tersebut.

Tak ayal mereka pun hanya bisa bertahan hidup dengan kondisi seadanya. Agar tidak patah semangat berbagai upaya pun dilakukan banyak pihak, untuk memberikan motivasi pada warga lereng merapi di Kaliurang ini. Tumirah, salah seorang warga Sleman yang biasa berjualan di Kaliurang mengaku, para pedagang kini hidup dengan mengandalkan sisa uang yang mereka miliki saja. Tidak ada pemasukan lagi sejak kawasan wisata Kaliurang ditutup.

“warga disini sekarang nganggur mas. Jualan gak bisa cari duit. Kerjanya bangun, tidur, bangun, tidur. Mau jualan gak ada yang beli. Apalagi sekarang ditutup. Semua dagangan gak laku.” Katanya kepada wartawan.

kondisi sepinya wisatawan ini disayangkan para pelaku wisata di Kaliurang lantaran obyek wisata tersebut sebenarnya masih aman untuk dikunjungi. Jarak lokasi wisata yang lebih dari 7 kilometer dari puncak Merapi, membuat lokasi wisata di kawasan ini masih tetap dibuka untuk umum. Sementara obyek wisata lereng merapi yang ditutup hanyalah lokasi wisata yang berada di radius lima kilometer dari puncak Merapi. (Trieke Dessyana)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here