Jumat, 9 April 2021
25.1 C
Surakarta
Beranda blog

Berjalan Oleng Truk Muatan Buah Terguling Menabrak Jembatan

Kemacetan yang disebabkan truk muatan buah terguling di Jembatan Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo Madiun, Jumat (11/12)
Kemacetan yang disebabkan truk muatan buah terguling di Jembatan Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo Madiun, Jumat (11/12)

MADIUN, indonesiabaru.id – Diduga mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk sebuah truk boks penuh muatan buah-buahan menghantam pagar jembatan, hingga terguling dan melintang  menutup ruas jembatan di Madiun, Jawa Timur,  Jumat (11/ 12). Tak hanya terguling saja, bangkai truk boks mengalamai kerusakan parah. Kedua roda berikut as copot, boks berisi ratusan kilo buah jeruk dan jenis buah lainnya itu juga terlepas dari chasis.

Kecelakaan tunggal ini terjadi di Jembatan Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo, Madiun jawa timur. Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang mengalami luka parah, masing masing pengemudi dan kernet truk, yang diketahui bernama Ferdi, warga Kediri, dan Nanang, warga Klaten, jawa Tengah. Keduanya  terjepit bodi truk bernopol L 9239 VZ dan langsung dievakuasi masyarakat untuk langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Akibat kecelakaan ini, arus dari kedua arah lumpuh total karena akses seluruh jalur tertutup bangkai truk. Seluruh muatannya ambyar terserak memenuhi jalan, sempat menjadi bancakan masyarakat. Bangkai truk yang melintang jalan dan sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas, dievakuasi menggunakan mobil penderek. Polisi setempat mengamankannya di Pos Polisi terdekat.

Truk boks bermuatan buah terguling di Jembatan Mlilir, Desa Mlilir, Kecamatan Dolopo Madiun, Jumat (11/12). Diduga terjadi akibat supir mengantuk.

Dari jauh truk yang meluncur deras itu sudah terlihat oleng. Tiba di lokasi kejadian, tiba tiba banting kemudi ke kiri langsung melabrak ujung pagar jembatan. Sejumlah saksi mata di sekitar lokasi mengaku sudah curiga dengan kondisi truk yang berjalan tidak stabil. “Yang saya tahu truk itu  dari Malang akan mengirim buah ke Ponorogo. Dari utara tadi sudah keliatan berjalan oleng. Dan ternyata sampai jembatan malah  menghantam pagar jembatan,” papar Prima, warga yang berada di lokasi lokasi kejadian, saat ditemui wartawan.

Kasus kecelakaan tunggal itu kini ditangani pihak berwajib Polres Madiun. Guna memastikan penyebab terjadinya kecelakaan, polisi memintai keterangan sejumlah saksi mata. Termasuk mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan supir truk, jika kondisi kesehatannya sudah memungkinkan. (fin)

Diduga Mengantuk Sedan Hantam Motor Masuk Sawah

Korban tabrakan dilarikan ke rumah sakit Madiun, Kamis (10/12)
Korban tabrakan dilarikan ke rumah sakit Madiun, Kamis (10/12)

MAGETAN, Indonesiabaru,id – Diduga akibat mengemudi dalam keadaan mengantuk,  sebuah mobil sedan tiba tiba banting setir ke kanan menghantam pemotor dan masuk persawahan wilayah Magetan, Jawa Timur, Kamis (10/ 12). Kondisi sepeda motor remuk dan pengendara luka parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit setempat. Sementara itu Sumadi pengemudi sedan dan satu penumpang lainnya  selamat hanya mengalami luka lecet ringan.

Saat ditanya wartawan, Sumadi tidak bisa banyak menjelaskan kronologis kejadian. “Saya sendiri itu heran. Saya berjalan tidak terlalu kencang. Perasaan saya pandangan depan itu sepi, tidak ada pengguna jalan lain. Kok tiba tiba bisa belok ke kanan dan seperti ini. heran saya,” aku Sumadi.

Saat kejadian mobil bernopol AE 1435 NO yang dikemudikan Sumadi, warga Jalan Samudra, Magetan, itu meluncur dari arah Barat tidak terlalu kencang. Saat memasuki  Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, mendadak hilang kendali dan banting ke kanan hingga masuk ke jalur yang berlawanan dan terjadi kecelakaan.

Mobil milik Sumadi yang terlempar di areal persawahan usai tabrak pengguna jalan di desa Madigondo Takeran Madiun Kamis (10/12)

Sepeda motor bernopol AE 2045 CB yang dikemudikan Endrik Kurniawan, warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Madiun, sudah sempat mencoba menghindar namun terlambat. Aparat kepolisian Polsek Takeran dan Koramil setempat yang mendapat laporan warga, langsung meluncur ke lokasi kecelakaan. Mereka melakukan olah lapangan di lokasi kejadian.

Guna memastikan penyebab terjadinya kecelakaan, saat ini polisi masih mendengar keterangan sejumlah saksi. Sebagai bahan penyelidikan, polisi juga mengumpulkan beberapa barang bukti. Bangkai sepeda motor langsung dievakuasi menggunakan kendaraan Laka Lantas Polres setempat. Sementara bangkai sedan masih tertanam di areal persawahan, menunggu mobil penderek. (fin)

Kalah Pilbup Ipong Muchlisoni Menghilang

Ipong Muchlisoni, bupati Ponorogo tiba-tiba menghilang dari publik setelah diprediksi kalah dalam pilkada 9 Desember
Ipong Muchlisoni, bupati Ponorogo tiba-tiba menghilang dari publik setelah diprediksi kalah dalam pilkada 9 Desember

PONOROGO, indonesiabaru.id – Diprediksi bakal kalah dalam pilkada serentak 9 Desember, Bupati demisioner Ponorogo Jawa Timur,  Ipong Muchlisoni, mendadak hilang tidak diketahui rimbanya. Sejak Rabu petang (9/ 12) Ipong sudah tidak berada di rumah dinas maupun di rumah pribadinya. Menghilangnya cabup yang juga petahana ini pun menjadi topik utama perbincangan publik di berbagai platform medsos.

Menghilangnya Ipong diketahui public saat statistik quick count yang terus berjalan dan mulai menunjukkan kekalahan pasangan Cabup Ipong Muchlisoni dan Bambang Tri Wahono dibanding lawannya, pasangan Cabup Sugiri Sancoko yang berpasangan dengan Lisdyarita.

Dari pelacakan yang dilakukan warga di konter penjualan tiket pesawat terbang diperoleh gambaran, Rabu petang (9/ 12) pukul 17.15 Ipong terbang ke Jakarta dari Bandara Adi sumarmo, Solo. Dengan pesawat Garuda pula, keesokan harinya, Kamis (10/ 12), pukul 04.50 Ipong meluncur ke Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Tidak ada konfirmasi mengenai untuk keperluan apa kepergian Ipong tersebut.

Sebuah screenshot pemesanan tiket pesawat garuda Indonesia tujuan Solo-Jakarta-Balikpapan atas nama Ipong Muchlisoni pada tanggal 9 Desember

Kehebohan akibat pilkada bukan kali ini saja terjadi di Ponorogo. Sebelumnya di Kota Reog ini juga pernah terjadi pada dua belas tahun silam. Saat itu, Cabup Zuchri Yuli Nursanto mendadak tidak waras setelah dinyatakan kalah oleh KPUD setempat.Bahkan Zuchri Yuli Nursanto sempat menjadi tontonan masyarakat, lantaran berjalan kaki tak tentu arah dalam kondisi tanpa busana. Oleh keluarga Zuchri sempat dilarikan ke RSJ Lawang, Malang, guna pengobatan atas depresi berat yang dideritanya.

Sementara salah seorang pengurus partai yang mengusung Ipong, Partai Demokrat Ponorogo, Widodo, yang dikonfirmasi jurnalis via WA soal posisi Ipong tidak memberikan jawaban. Masyarakat Ponorogo berharap tidak terjadi sesuatu yang negatif atas kepergian Ipong. Dan masyarakat setempat juga menginginkan Ipong segera kembali, bergabung dengan masyarakat untuk bersama sama membangun Ponorogo. (fin)

Pohon Tumbang Tutup Jalan Ringroad Madiun

Pohon tumbang blokade jalan ringroad Madiun, Selasa (8/12)
Pohon tumbang blokade jalan ringroad Madiun, Selasa (8/12)

                                          

MADIUN, indonesiabaru.id – Diduga akibat usia yang sudah tua sebuah pohon besar di jalur ring road wilayah Madiun, Jawa Timur tumbang pada Selasa (8/ 12) tadi. Batang pohon tekik ukuran cukup besar itu melintang di ruas jalan, sehingga menutup arus masuk jalan menuju kota Madiun. Tak hanya itu saja, bagian atas pohon juga menutup separuh jalan menuju luar kota Madiun.

Menurut petugas BPBD Madiun, saat kejadian tidak ada angin maupun hujan yang menjadi penyebab robohnya pohon setinggi sepuluh meter ini. Selain karena tua, diduga robohnya pohon ini lantaran berada di dekat saluran air, sehingga akar tergerus arus air. “Cuma, pohon itu tumbuh dekat saluran air, Mas. Kemungkinan bagian akar tergerus air hujan sebelumnya, sehingga rapuh,” tutur Abdul Azis, personil BPBD Madiun, kepada wartawan.

Sistem buka tutup arus diterapkan petugas BPBD Madiun selama proses pemotongan pohon yang menghalangi jalan ringroad Madiun (8/12)

Petugas penanggulangan bencana, BPBD, relawan dan aparat terkait lain langsung turun tangan pembersihan. Batang serta dahan dan ranting pohon disingkirkan petugas menggunakan gergaji besi, serta alat pertukangan lainnya. Selama dilakukan pembersihan, petugas menerapkan sistem buka tutup, bagi lalu lintas baik masuk maupun keluar Madiun.

Beruntung dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, saat ambruknya pohon tersebut jalur sekitar lokasi tidak terdapat pengguna jalan sedang melintas. “Tapi setiap kita tetap harus waspada. Mengingat bencana bisa terjadi setiap saat, meski tidak didahului hujan ataupun angin kencang,” pungkas Azis. (fin)

Tergiur Uang, Pembantu Nekat Buang Majikan Di Terminal

Tergiur Uang Pembantu Nekat Buang Majikan Di Terminal
Tergiur Uang Pembantu Nekat Buang Majikan Di Terminal

PONOROGO, indonesiabaru.id – Nasib naas dialami Sri Mulyani, nenek asal Balikpapan. Wanita berusia 70 tahun ini hanya bisa pasrah di atas kursi roda, setelah ditinggalkan oleh Leni, pembantunya seorang diri di terminal seloaji Ponorogo Sabtu (5/12). Sri Mulyani masih beruntung kini berada di bawah pengawasan Polsek Babadan Ponorogo, setelah ditemukan petugas dinas perhubungan dalam kondisi linglung seorang diri di terminal yang tidak dikenal sebelumnya.

Kejadian ini bermula saat korban menyampaikan keinginannya kepada Leni, pembantu yang sudah bekerja tiga tahun terakhir ini, untuk datang berkunjung ke Ponorogo, ke rumah salah satu kerabatnya. Leni pun merespon positif sanggup untuk menemani tuannya pergi ke Ponorogo, meski kondisinya tidak bisa lepas dari kursi roda.

Sabtu dini hari, Leni bersama majikannya telah mendarat di bandara Juanda dan kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Ponorogo dengan mobil yang telah disiapkan Leni sebelumnya.

Setiba di Ponorogo, Leni dan majikan tidak diturunkan di alamat tujuan, namun justru diturunkan di terminal seloaji Ponorogo.

Petaka dialami Sri Mulyani. Berdalih akan pergi membeli oleh-oleh, Leni meminta sejumlah uang dengan paksaan serta merebut dompet serta ponsel tuannya, dan kemudian pergi dan tak juga kembali.

“Setelah ambil dompet dan hp saya, malah Leni juga mengambil uang sebesar tujuh juta yang saya simpan di balik baju dalam tas koper. Setelah itu pergi dan tidak kembali sampe sekarang” cerita Sri Mulyani dengan wajah penuh kesedihan.

Sri Mulyani tak menyangka nasibnya akan terlantar di kota yang belum pernah dikenalnya. Dirinya tak menyangka, kepercayaan penuh dirinya kepada pembantu yang sudah tiga tahun bekerja dengannya ternyata dibalas dengan tindakan seperti ini.

Atas dasar pengakuan korban, kini polisi sedang mengembangkan serta melakukan pelacakan untuk mengejar mobil travel yang diduga ikut terlibat dalam tindak kriminal ini. Polisi juga sudah mengantongi ciri-ciri Leni, pembantu yang kurang ajar berani membuang majikannya di terminal seloaji Ponorogo ini. (Fin)

PLN Klaten Salurkan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu

Bantuan paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi di kawasan Karangdowo Klaten Kamis (3/12)
Bantuan paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi di kawasan Karangdowo Klaten Kamis (3/12)

KLATEN, indonesiabaru.id – Pandemi covid-19 yang berkepanjangan makin dirasakan masyarakat, terutama mereka yang memiliki penghasilan minim. Lesunya perekonomian di Indonesia membuat kondisi semakin memprihatinkan. Kondisi ini tentu menggerakkan pihak-pihak lain untuk saling menguatkan agar masyarakat kecil dapat terus bertahan di tengah pandemi.

Salah satunya yang dilakukan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Klaten dengan menggelar bakti sosial (Baksos) berupa pemberian sembako untuk warga miskin yang terdampak covid.  Paket bantuan berisikan beras, minyak, mie, gula, teh, kecap, susu, biskuit, dan  wafer ini disalurkan di Aula Masjid Jami’ Abu Nashir, Desa Kupang, Kecamatan  Karangdowo, Klaten pada Kamis (3/12).

Dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan, para penerima sembako yang datang menggunakan masker, warga yang datang langsung menerima bantuan paket sembako. Tak kurang dari 150 paket sembako disalurkan untuk para kepala keluarga.

Serah terima zakat, infaq dan shodaqoh kerjasama YBM PLN UP3 Klaten melalui program solopeduli, Kamis (3/12)

Salah satu penerima sembako, mbah Wiryo mengungkapkan semenjak pandemi Covid-19 dirinya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan paket sembako yang diterimanya sangat membantu kondisi ekonomi keluarga sehingga tidak harus banyak belanja kebutuhan hingga beberapa hari ke depan. ”Matursuwun ngeh pak, sampun maringi Sembako kangge kulo, mugi-mugi diparingi keberkahan kangge sedanten.” ungkap mbah Wiryo.

Kegiatan ini dilakukan secara rutin oleh YBM PLN UP3 Klaten, dengan mendistribusikan donasi yang dikumpulkan dari para pegawai di lingkungan PLN setempat. ”Kami selain berjibaku dengan kelistrikan juga selalu mengajak pegawai untuk terus menumbuhkan kepedulian dengan menyisihkan sebagain hartanya untuk diberikan pada orang-orang yang membutuhkan, salah satunya kegiatan penyaluran ini karena masyarakat saat ini sedang kesulitan secara ekonomi di tengah pandemi. Maka kami berharapkan dengan adanya program Sembako ini bisa sedikit meringankan dan membantu untuk menghidupkan dapur warga kurang mampu yang ada di sekitar kita.” jelas Manajer PLN UP3 Klaten, Mochammad Rochim kepada wartawan. (R34)

Lagi-Lagi Orang Tua Di Madiun Nekat Buang Bayi

Bayi malang yang dibuang oleh orang tuanya di masjid Al-Falah Tiron Madiun, Jumat (4/12)
Bayi malang yang dibuang oleh orang tuanya di masjid Al-Falah Tiron Madiun, Jumat (4/12)

MADIUN, indonesiabaru.id – Warga Madiun Jawa Timur kembali digegerkan dengan kasus pembuangan bayi. Kurang dari sepekan, tiga kasus pembuangan bayi terjadi di Madiun. Jumat (4/ 12) kemarin, sesosok bayi cantik terbalut selimut, diduga belum lama dilahirkan, ditemukan di balik pintu Masjid Al Falah desa Tiron  Kecamatan Kota Madiun.

Mohamad Thoha, salah seorang jamaah masjid yang hendak membuka pintu, untuk menunaikan sholat Subuh terperanjat lantaran terdengar jerit bayi. Thoha pun langsung memberitahu perihal temuan bayi kepada jamaah yang mulai berdatangan. Usai sholat subuh, bayi dengan jenis kelamin perempuan ini pun dilaporkan kepada perangkat desa setempat. “saya baru saja datang dan mulai membuka pintu masjid untuk persiapan sholat subuh, tiba-tiba saya mendengar suara tangis bayi ooeek-ooeek gitu. Saya langsung kabari jamaah yang juga mulai berdatangan.” Kata Thoha menceritakan kronologis penemuan bayi tersebut.

Tak jauh dari lokasi bayi tergeletak ditemukan sejumlah perlengkapan bayi, yang diduga sengaja disertakan orang tua pembuang bayi malang ini. Pembuangan bayi ini seolah sudah dipersiapkan matang, melihat dari perlengkapan yang disertakan cukup lengkap mulai dari selimut, sabun, popok, susu, bedak, topi serta kelengkapan lainnya yang dibungkus dalam tas plastik.

Atas temuan bayi ini sejumlah warga berniat untuk mengasuh bayi tak berdosa ini, namun demi keamanan sang bayi, utamanya menyangkut kesehatan, bayi tersebut langsung dilarikan ke RSUD Caruban guna pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Sementara aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata guna melacak pelaku yang tega membuang bayinya ini. (fin)

Hantam Truk Mobil Travel Tewaskan Tiga Orang Penumpang

Mobil travel terbakar dan menewaskan tiga penumpang setelah menghantam truk yang berjalan di depannya, di tol Ngawi-Surabaya Kamis (3/12)
Mobil travel terbakar dan menewaskan tiga penumpang setelah menghantam truk yang berjalan di depannya, di tol Ngawi-Surabaya Kamis (3/12)

MADIUN, indonesiabaru.id – Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa Kembali terjadi di tol Ngawi-Surabaya. Sebuah mobil travel terbakar hebat setelah sebelumnya menghantam truk, Kamis (3/ 12) dan menewaskan tiga orang dari penumpang. Selain menewaskan tiga orang, kecelakaan itu juga mengakibatkan tiga belas penumpang mengalami luka berat dan ringan. Umumnya para korban mengalami luka bakar dan patah tulang akibat benturan.

Baik korban tewas maupun yang mengalami luka luka, langsung dievakuasi dan dilarikan petugas kepolisian ke RSUD Caruban, Madiun. Petugas kepolisian sampai saat ini masih mengidentifikasi para korban.

“Betul terjadi kecelakaan di jalan Tol Ngawi – Surabaya. Kami masih sibuk. Belum mengetahui identitas para korban,” jawab singkat Kusnadi, petugas BPBD setempat saat dihubungi wartawan.

Beberapa sumber di lokasi kejadian menyebutkan, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ini datang dari arah yang sama, beriringan dengan kecepatan tinggi dari arah Barat. Tepat di Km 631.400, persis di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Madiun, Jawa Timur,  tiba tiba mobil travel menghantam ekor truk yang berada di depannya.

Diduga akibat kerasnya hantaman dari belakang, truk sampai terguling. Sedangkan mobil travel langsung terbakar, setelah tutup bahan bakar terbuka dan terpecik api. Hingga saat ini petugas kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan itu. (fin)

Gerimis Panjang Tebing Longsor Jebol Rumah Warga

Rumah milik Karno, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol Magetan yang terkena longsoran tebing akibat gerimis panjang Kamis (3/12)
Rumah milik Karno, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol Magetan yang terkena longsoran tebing akibat gerimis panjang Kamis (3/12)

MAGETAN, indonesiabaru.id – Satu buah rumah milik warga di Magetan, Jawa Timur, jebol terkena longsoran tebing. Runtuhnya tebing setinggi kisaran 10 meter di belakang rumah korban itu, terjadi saat cuaca gerimis sejak pagi hingga Kamis (3/12) malam.

Material longsor berupa tanah lumpur dan bebatuan gunung ini menembus sisi dapur rumah milik Karno, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol. Hingga Jumat pagi ini petugas dan warga belum berani bekerja bakti membersihkan, lantaran takut terjadinya longsor susulan mengingat kondisi dan lokasi belum stabil, terlebih cuaca masih mendung.

“Belum ada petugas yang melakukan pembersihan lantaran kondisinya sampai sekarang masih hujan. Namun di lokasi kejadian terjaga relawan PMI Magetan, yang selalu memantau keadaan,” kata Turkiman, Relawan SAR Magetan kepada jurnalis.

Menurut laporan petugas SAR yang berjaga, tebing tersebut tiba-tiba longsor akibat deraan gerimis yang berlangsung sejak pagi. Lantaran struktur tanah tebing itu labil, tanpa diduga warga sekitar tiba-tiba longsor dan menimpa satu rumah di bawah tebing.

Untungnya saat kejadian pemilik rumah sedang berada di kamar depan, sehingga selamat dari bencana alam itu. Meski demikian, korban menderita kerugian materiil yang saat ini belum ditaksir besarannya. Menurut rencana, jika kondisi memungkinkan, petugas terkait dan masyarakat setempat melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. (fin)

Dampak Merapi Pelaku Usaha Wisata Kehilangan Pekerjaan

Gerobak milik para pedagang dibiarkan terparkir mangkrak di kawasan Kaliurang akibat ditutupnya kawasan ini.
Gerobak milik para pedagang dibiarkan terparkir mangkrak di kawasan Kaliurang akibat ditutupnya kawasan ini.

Menyusul makin tingginya aktivitas merapi kondisi obyek wisata di lereng gunung merapi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta belakangan ini terlihat makin sepi. Akibatnya ratusan warga yang biasa menggantungkan hidupnya sebagai pelaku wisata di lokasi tersebut menjadi kehilangan pekerjaan.

Seperti terlihat di lokasi wisata Kaliurang di Pakem Sleman yang menjadi salah satu obyek wisata andalan di lereng gunung tersebut. Kondisi ini tentu saja menjadi pukulan berat bagi warga lereng merapi di Kaliurang yang selama ini mengandalkan hidupnya dari sektor wisata. Akibat sepinya wisatawan merekapun menjadi kehilangan pekerjaan, karena tak bisa lagi berjualan aneka makanan dan oleh-oleh di obyek wisata tersebut.

Tak ayal mereka pun hanya bisa bertahan hidup dengan kondisi seadanya. Agar tidak patah semangat berbagai upaya pun dilakukan banyak pihak, untuk memberikan motivasi pada warga lereng merapi di Kaliurang ini. Tumirah, salah seorang warga Sleman yang biasa berjualan di Kaliurang mengaku, para pedagang kini hidup dengan mengandalkan sisa uang yang mereka miliki saja. Tidak ada pemasukan lagi sejak kawasan wisata Kaliurang ditutup.

“warga disini sekarang nganggur mas. Jualan gak bisa cari duit. Kerjanya bangun, tidur, bangun, tidur. Mau jualan gak ada yang beli. Apalagi sekarang ditutup. Semua dagangan gak laku.” Katanya kepada wartawan.

kondisi sepinya wisatawan ini disayangkan para pelaku wisata di Kaliurang lantaran obyek wisata tersebut sebenarnya masih aman untuk dikunjungi. Jarak lokasi wisata yang lebih dari 7 kilometer dari puncak Merapi, membuat lokasi wisata di kawasan ini masih tetap dibuka untuk umum. Sementara obyek wisata lereng merapi yang ditutup hanyalah lokasi wisata yang berada di radius lima kilometer dari puncak Merapi. (Trieke Dessyana)

BERITA TERKINI